Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

Wednesday, March 16, 2022

Miris! Akibat Maraknya Preman, Wartawan dianiaya saat Meliput di Pelabuhan Gunungsitoli


Gunungsitoli(SUMUT).BM- Kembali terulang penganiayaan wartawan. Kali ini terjadi di pelabuhan Gunungsitoli, jalan Yosudarso desa Ombolata Hulu  Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli propinsi Sumatera Utara pada Sabtu tgl 12 jam 11:11 wib .

Akibat maraknya preman di pelabuhan Gunungsitoli hingga Wartawan Mitra Poldasu menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah preman. Peristiwa ini terjadi di siang hari dan ditengah kesibukkan dan keramaian pelabuhan.

"Mereka tidak terima atas kedatangan Jurnalis/Wartawan, Media Mitra Poldasu yang menyebut mereka diduga melakukan  pungutan liar meminta sama penumpang titip barang seperti tas dan barang harga 10ribu sampai  limapuluh ribu yang tidak memakai karcis atau lain . Mereka telah melakukan pungutan liar kepada setiap penumpang di kapal tersebut, yang tidak bisa menunjukkan karcis atau bukti lainnya yang sudah meresahkan masyarakat kepulauan Nias yang sudah bertahun lama beroperasi di pelabuhan Gunungsitoli," ungkap wartawan Jurdil Laoli.

Lanjut Jurdil laoli, menuturkan peristiwa tersebut saat itu Korban bersama dua  orang rekannya sedang melaksanakan tugas Jurnalistik, dimana ada Dugaan Pungutan Liar, yang dilakukan ABK di dalam Kapal Penumpang dari pelabuhan Gunungsitoli menuju pelabuhan Sibolga. 

Jurdil laoli dan dua rekannya, didatangi sekelompok preman, tanpa ada sepatah katapun langsung meninju di bagian bibir korban hingga koyak mengeluarkan darah segar dan korban mengalami  luka di bahwa bibir.

“ Mereka mendatangi Saya, dan tanpa sepatah katapun langsung ke arah muka dan mengenai bagian bawah bibir hingga koyak dan berdarah, ” katanya.

Ironisnya lagi, para preman yang lebih dari tiga orang tersebut melakukan pengejaran terhadap korban di depan pos polisi pelabuhan Gunungsitoli Nias Sumut dan di sebelah kanan korban ada anggota polisi.

Para preman diduga kuat suruhan Oknum yang selalu melakukan pungutan liar dipelabuhan dan juga di dalam kapal.saya dianiaya di hadapan Kapol Pos polisi pelabuhan, hingga mengalami luka enam jahitan di bagian bibir korban.

Selain itu, Hp Korban yang saat itu sedang dipakai untuk melaksanakan tugas sebagai Jurnalis menjadi rusak akibat peristiwa tersebut. Korban langsung  melaporkan kejadian itu di Mapolres  Nias. Ucap jurdil kepada awak media

Hal ini berdasarkan laporan  Jurdil Laoli Umur (28) Tahun Dengan STPL/101/III/2022/NS, Dalam perkara "Secara Bersama-sama melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain dan atau penganiayaan"

Kepada sejumlah wartawan, korban mengatakan kalau aksi penyerangan serta penganiayaan tersebut terkait informasi adanya dugaan Pengutipan liar dikapal Penumpang /dipelabuhan Gunungsitoli Nias. yang di lakukan Oknum Anak buah Kapal (ABK) 


Ironisnya pihak Kepala Pos Polisi Pelabuhan (KP3) Gunungsitoli Ipda Sopani Daeli terkesan mengelak saat awak media mengkonfirmasi tentang kejadian tersebut,

" Mengenai kejadian tersebut silahkan di konfirmasi kepada pihak Polres Nias", ucapnya.

Izin pak apakah benar pada saat kejadian itu, katanya ada pihak kepolisian yang bertugas yg melihat kejadian,,?

Jawabnya," Mengenai persoalan itu silahkan dikonfirmasi kepada pihak polres Nias", Ucap Kepala Pos Polisi Pelabuhan itu berulang-ulang kali dan terkesan Mengelak,

Padahal menurut keterangan salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya berinisial GS berada disekitar tersebut membenarkan adanya kejadian,

" Benar bapak waktu hari Sabtu Malam ada orang berantam di pelabuhan Gunungsitoli, namun saya tidak tau namanya", Tuturnya Berinisial GS Mengakhiri.

Pada saat dikonfirmasih Paur Humas polres Nias Aiptu Yadsen Hulu, SH kepada awak media Mengatakan,Laporannya sdh diterima dan masih dlm penyelidikan Sat Reskrim,"Ucap Yadsen kepada awak media Melalui via WhatsApp.

#Gan | Rel

No comments:

Post a Comment

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS