![]() |
| Petugas pemadam kebakaran hutan di Charagua, Bolivia. ( Foto AFP ) |
LA PAZ (BOLIVIA).BM- Kebakaran hutan di sebagian besar hutan dan padang rumput di Bolivia timur selama beberapa minggu telah menghancurkan situs seni batu langka, kata para arkeolog kemarin.
"Kami percaya kerusakan pada warisan seni cadas sangat besar dalam hal istilah arkeologis," kata kepala arkeologi di departemen San Cruz, Danilo Drakic.
Santa Cruz adalah rumah bagi beberapa situs seni batu, termasuk lukisan dan patung sejak berabad-abad yang lalu.
Menurut Drakic, kebakaran yang dimulai pada bulan Mei menyebabkan kerusakan besar pada situs seni cadas di dekat kota Robore di sebelah timur Santa Cruz.
Situs ini berisi ukiran yang berasal dari 1.500 SM.
"Kesan hitam menutupi semua ukiran," kata Drakic, merujuk pada penilaian awal kerusakan.
Bekas luka api menyebabkan batu itu retak dan runtuh.
Dia mengatakan penilaian rinci kerusakan hanya bisa dilakukan setelah api benar-benar dihentikan.
Pihak berwenang menyatakan kota itu, sekitar 1.300 kilometer timur ibukota sebagai 'pusat seni cadas' pada Mei 2017.
Kementerian Kebudayaan Bolivia mengatakan kebakaran itu mengancam Misi Jesuit of the Chiquitos, pemukiman Kristen Katolik abad ke-17 dan ke-18 yang dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Wilma Alanoca mengatakan situs Jesuit di dekat api tidak terpengaruh tetapi dalam bahaya. - AFP








No comments:
Post a Comment