Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"Selamat Idul Adha 1447 H. Semoga Allah Menerima Amal Qurban Kita."

Monday, June 8, 2026

Memperingati Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Mimbar Katolik


6:51 Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia." 6:52 Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: "Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan." 6:53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. 6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. 6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. 6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. 6:57 Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. 6:58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus. Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Bacaan Injil hari raya ini diambil dari Injil Yohanes yang berbicara tentang Roti Hidup. Yesus bersabda bahwa Dialah Roti Hidup yang telah turun dari surga. Ungkapan roti dari surga ini mengingatkan pendengarnya waktu itu akan pengalaman nenek moyang mereka ketika mereka kelaparan dalam perjalanan di padang gurun, meninggalkan Mesir menuju tanah terjanji. Roti yang dimakan nenek moyang mereka waktu itu adalah manna. Namun Yesus menegaskan bahwa Roti dari surga yang dimaksudkan adalah Diri-Nya sendiri. Roti dari surga itu adalah tubuh-Nya sendiri. Yesus kemudian meneruskan sabda-Nya akan buah atau rahmat yang diterima ketika seseorang makan tubuh-Nya dan minum darah-Nya. 

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus. Rahmat pertama adalah hidup untuk selama-lamanya atau disebut juga kehidupan kekal. Rahmat kedua adalah tinggal dalam Yesus dan Yesus tinggal di dalam diri kita. Rahmat ketiga adalah kita akan hidup oleh karena Yesus. Kita mendapatkan rahmat-rahmat itu dengan mengikuti perayaan Ekaristi dan kemudian kita menerima Tubuh Kristus. Saat mengikuti perayaan ekaristi dan menerima Tubuh Kristus, dengan mantap kita menjawab “amin” dan itu artinya kita mengimani dan meyakini bahwa yang kita sambut bukan roti biasa tetapi Tubuh Kristus. Rahmat-rahmat yang kita terima karena menerima dan mengimani Tubuh dan Darah Kristus sekaligus memberikan tugas kepada kita. Karena kita hidup oleh karena Kristus kita pun diutus untuk mewartakan Kristus yang hidup dalam diri kita. 

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus. Paus Urbanus IV di tahun 1264 menetapkan Hari Raya Tubuh Kristus—Corpus Christi. Saat menentukan perayaan itu, Paus menekankan akan kasih Kristus, yang ingin menyertai umat-Nya secara fisik sampai akhir zaman. Paus mengatakan, “Dalam Ekaristi, Kristus di dalam hakekat-Nya sendiri ada bersama kita.” Sebab “ketika mengatakan kepada para rasul-Nya bahwa Ia akan naik ke Surga, Ia berkata, “Lihatlah, Aku akan menyertaimu selamanya, bahkan sampai akhir zaman” dan dengan demikian menghibur mereka dengan janji yang besar bahwa Ia akan tetap ada dan bersama-sama dengan mereka bahkan dengan kehadiran secara jasmani” (Paus Urbanus IV, Transiturus de hoc mundo, 11 Agustus, 1264).

Gregorius Heri Eko Prasojo  (Pembimbing Masyarakat Katolik, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)

Baca Juga



No comments:

Post a Comment

" Klik! Informasi yang Anda Butuhkan "



"Prakiraan Cuaca Senin 08 Juni 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS