Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Saturday, November 6, 2021

Usut Penyebab Kecelakaan Vanessa Angel, Polisi Gunakan Metode TAA


Surabaya(JATIM).BM- Polisi masih mengusut kasus kecelakaan maut yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah di Tol Nganjuk. Dalam olah TKP tersebut, petugas menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

"Ya nanti diolah TKP, nanti kan digambarkan kendaraan dari mana, posisi di mana, sampai di TKP pakai 3 dimensi," tutur Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol. Latif Usman, S.I.K., M.Hum.

Dugaan awal, lanjut Dirlantas, kendaraan yang ditumpangi Vanessa Angel melaju dengan kecepatan lebih dari 100 km per jam. Pengemudi kemudian kehilangan kendali sehingga mobil menabrak beton jalan dan terlempar sejauh 30 meter.

"Kalau dilihat dari olah TKP kendaraan itu melaju kecepatannya melebihi, lihat dari TKP-nya, dan dari kerusakan mobil, 100 km per jam," tambah Dirlantas.

Sebelumnya, sosok Tubagus Joddy yang merupakan sopir Vanessa Angel tengah menjadi sorotan, lantaran unggahan pada story instagramnya yang memacu mobil hingga kecepatan 190Km/Jam, sebelum terjadi kecelakaan di Tol Nganjuk, Kamis, (4/11/2021) kemarin.

Unggahan itu pun, dipastikan akan jadi materi yang ditanyakan kepada Jody oleh Penyidik Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan pemeriksaan insiden kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah.

"Informasi seperti itu pasti akan ditanyakan ke penyidik lalulintas juga, untuk masalah teknisnya, kita belum bisa sampaikan dulu. Masih berproses," terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Gatot Repli Handoko.

Joddy sendiri hingga saat ini masih menjalani masa perawatan di rumah sakit Bhayangkara Surabaya dengan diawasi langsung penyidik Satlantas Polres Jombang.

"Untuk drivernya, masih juga ada di rumah sakit Bahayangkara," terang Kabidhumas.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang menghambat proses penyelidikan semisal usaha melarikan diri. Pasalnya, keterangan dari Jody saat diperlukan untuk kejelasan penyidikan.

"Tetap dilakukan pengawasan, dijaga oleh penyidik dari Satlantas. Karena apa, keterangan dia sangat diperlukan untuk melengkapi proses penyidikan," pungkasnya.(*)
 

Baca Juga

#Gan | Humas Polda Jatim

No comments:

Post a Comment

Ucapan Selamat Lebaran 1443 H dan Mudik dari Presiden Jokowi dan Ibu Negara



Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS