Banjir Rendam 3.642 rumah di Gunung Mas, Kalimantan Tengah - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Saturday, September 25, 2021

Banjir Rendam 3.642 rumah di Gunung Mas, Kalimantan Tengah

Kondisi terkini banjir yang melanda Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (25/9). (BPBD Kabupaten Gunung Mas)


Gung Mas(KALTENG).BM- Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari mengakibatkan Banjir yang terjadi wilayah di Kab. Gunung Mas, Prov. Kalimantan Tengah dengan lokasi Kec. Kurun, Kec. Tewah, Kec. Mihing Raya, Kec. Sepang, Kec.  Rungan Hulu, Kec. Rungan, Kec. Rungan Bara, Kec. Manuhing, Kec. Manuhing Raya, Kec. Kahayan Hulu Utara, Kec.  Damang Batu, dan Kec.  Miri Minasa. Mengakibatkan sebanyak ± 3.685 KK/ 13.638 jiwa terdampak .

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Kalimantan Tengah terdapat 3.642 unit rumah terdampak. Pihak BPBD Kab. Gunung Mas telah melakukan Penyaluran bansos untuk hari ini dilaksanakan ke Kel. Teweh yang sudah tersalur 7.250 kg Beras. Status tanggap darurat banjir di perpanjang dari 16 September s/d 30 September 2021. Kondisi terkini dilapangan, daerah yang masih terendam banjir adalah Kecamatan Rungan Hulu, akan tetapi kondisi air sudah mulai surut.

Berdasarkan informasi BMKG yang berlaku mulai 01 September 2021 pukul 07.00 wib s/d 02 September 2021 pukul 07.00, yang berpotensi dampak hujan lebat untuk dampak Banjir/Bandang dapat terjadi di wilayah Kalimantan Tengah dengan Status Waspada (signature.bmkg.go.id). BPBD Prov. Kalimantan Tengah meneruskan informasi Peringatan Dini potensi hujan tersebut kepada BPBD Kab/Kota untuk diteruskan kepada pihak terkait di Kab/Kota dan masyarakat untuk waspada ancaman bencana hidrometeorologi.

BNPB menghimbau untuk seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan, potensi angin kencang, hujan deras dalam waktu singkat, puting beliung serta potensi cuaca yang memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi.
 

Baca Juga

#Gan | BNPB

No comments:

Post a Comment

“Pengaturan Perjalanan Dalam Negeri Seiring Pelandaian Covid-19”
"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS