Maret 2020 Angka Kemiskinan Sumbar Capai 344,23 ribu orang - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, July 15, 2020

Maret 2020 Angka Kemiskinan Sumbar Capai 344,23 ribu orang

Infografik angka kemiskinan Sumatera Barat. (Sumber; BPS Sumbar)
Padang(SUMBAR).BM- BPS Sumbar melaporkan angka kemiskinan pada Maret 2020 naik sebesar 1,14 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2019.

"Pada bulan Maret 2020, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Sumatera Barat mencapai 344,23 ribu orang (6,28 persen), bertambah sebesar 1,14 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2019 yang sebesar 343,09 ribu orang (6,29 persen)," papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar), Ir. Pitono, MAP melalui daring dari kantor BPS Sumbar Jl. Khatib Sulaiman No. 48, Kota Padang, Rabu Siang (15/07).

Lebih lanjut, Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2019 sebesar 4,71 persen naik menjadi 4,97 persen pada Maret 2020. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2019 sebesar 7,69 persen turun menjadi 7,43 persen pada Maret 2020.


Selama periode September 2019-Maret 2020, sambung Pitono, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 7,54 ribu orang (dari 120,58 ribu orang pada September 2019 menjadi 128,12 ribu orang pada Maret 2020), sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 6,40 ribu orang (dari 222,51 ribu orang pada September 2019 menjadi 216,11 ribu orang pada Maret 2020).

Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan. Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan pada Maret 2020 tercatat sebesar 76,03 persen.

"Tiga jenis komoditi makanan yang berpengaruh paling besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, cabe merah (di perkotaan dan di perdesaan). Sedangkan lima komoditi bukan makanan yang paling dominan adalah biaya perumahan, listrik, bensin, pendidikan dan perlengkapan mandi," terang Pitono.

Selengkapnya baca di format pdf atau Lihat Disini!



# Gan

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS