Wagub Minta Polisi Segera Mengecek Puluhan E-KTP Aspal Dari Tersangka Pengedar Narkoba - Benang Merah News

Breaking

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un (إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ). Thank you for your contributions, inspirations, and spirits to develop our nation. We can’t thank you enough for what you’ve done to Indonesia. Sending my deepest condolences, Selamat Jalan Pak Habibie.

Wednesday, July 10, 2019

Wagub Minta Polisi Segera Mengecek Puluhan E-KTP Aspal Dari Tersangka Pengedar Narkoba


Pontianak(KALBAR).BM- Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Ria Norsan bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol. Didi haryono memusnahkan 25,04 Kilogram Narkotika jenis Sabu dan puluhan Elektonik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP), di Rumah Sakit dr. Anton Soedjarwo, pada hari Selasa (9/7).

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan puluhan e-KTP yang di duga palsu ini, merupakan hasil tangkapan Polda Kalbar beserta jajarannya beberapa waktu yang lalu

Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan meminta pihak kepolisian untuk segera mengecek e-KTP yang diduga palsu di dinas penduduk catatan sipil (Disdukcapil) yang ditemukan saat pengungkapan kasus tindak pidana narkotika yang dibawa oleh para tersangka guna mengetahui KTP tersebut.

“Itu e-KTP saya minta dari pihak kepolisian untuk dibawa ke Disdukcapil kita cek dengan alat untuk mengetahui asli apa palsu yang dibawa mereka (tersangka). Kita punya alat untuk mengecek keaslian, dimanapun kita berada kalo mau mengecek keaslian itu bisa seperti alat ATM,” ungkap Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan.

Dirinya pun terkejut saat melihat puluhan e-KTP yang diduga palsu saat ikut menggelar konprensi press yang dilakukan Polda Kalbar. Sebab dari hasil pengamatannya, puluhan e-KTP itu bukan saja provinsi Kalbar melainkan ada beberapa e-KTP provinsi lainnya yang diduga palsu yang ditemukan oleh para tangan tersangka.

“Kalo seandainya ada oknum yang mempalsukan e-KTP itu palsu, kita cek dulu dari wilayah mana. Tadi saya liat ada sepuluh e-KTP berbeda wilayah  ada sepuluh tempat, ada Bandung, ada Balikpapan dan lain-lain. Saya curiga bisa jadi blanko e-KTP asli Cuma fotonya ditempel oleh para tersangka, karena dari nama e-KTP itu berbeda” tuturnya.

Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan juga meminta kepolisian untuk mengusut tuntas terkait e-KTP yang diduga palsu.

“Kalo Blanko e-KTP asli kita minta kepolisian cari di wilayah mana, baru kita konfirmasi. Dan unsut tuntas e-KTP itu,” ujarnya.

Seiring dengan marak masuknya narkotika ke provinsi Kalbar, dirinya mengungkapkan pemerintah provinsi kalbar bersama para intansi terkait Polri dan TNI serta intansi terkait, sudah melakukan pengawasan secara ketat di beberapa tempat termasuk pintu perbatasan. Lanjutnya, barang haram yang masuk ke Indonesia terutama lewat provinsi kalbar berasal dari negara China dan Myanmar berdasarakan pengungkapan kasus narkotika.

“Baik peredaran laut, udara dan darat itu wilayah kita kalbar yang dianggap paling mudah masuknya narkoba nanti dibawa ke Jakarta. Untuk laut wilayah kalbar sisi lautnya banyak sepi pelayaran, dan kita sudah melakukan pengawasan secara ketat bekerjasama dengan kepolisian, TNI dan intansi terkait lainnya serta masyarakat untuk mengawasi peredaran narkoba kalo ada hal-hal mencurigakan masalah peredaran narkoba harap lapor,” tegasnya.



# Gan | Humas Kalbar

No comments:

Post a Comment

PT. Benang Merah Persada Mengucapkan: Selamat datang di www.benangmerahnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Syafrizal Gan