Perkembangan Kasus Covid -19 di Provinsi Bengkulu, Hasil Rapid Test 1 Orang Reaktif - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Sunday, April 26, 2020

Perkembangan Kasus Covid -19 di Provinsi Bengkulu, Hasil Rapid Test 1 Orang Reaktif


BENGKULU.BM- Disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan, pada hari ini ada penambahan ODP (Orang Dalam Pemantauan) berjumlah 2 orang.

"Untuk hari ini jumlah ODP, itu bertambah sebanyak 2 orang, 1 orang dari Bengkulu Selatan dan 1 orang dari Kabupaten Kepahiang," jelas Jaduliwan pada Update Perkembangan Kasus Covid -19 di Provinsi Bengkulu per Minggu 26 April 2020.

Adapun total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) perhari ini, sebut Jaduliwan, sebanyak 634 orang, yang sehat/selesai pemantauan sebanyak 543 orang dan masih proses pemantauan 91 orang.

Sedangkan dari hasil Rapid Test pada hari ini, didapati 1 pasien reaktif yang berasal dari Kabupaten Kaur.

"Pasien sekarang sudah di rujuk ke Rumah Sakit Hasanudin Damrah Manna, dari riwayat pasien tidak ada kontak langsung atau perjalanan langsung dari pasien yang bersangkutan," tambah Jaduliwan.

Ditambahkan Kabid Dinkes Provinsi Edriwan Mansyur bahwa menurut informasi dari lapangan, pasien tersebut tidak mengikuti aturan pemerintah terkait pencegahan Covid-19.

"Yang bersangkutan ini memang melakukan kegiatan atau petunjuk diluar yang disampaikan oleh pemerintah, seperti kemana - mana tidak pakai masker, berkumpul - kumpul, dimana tidak dilakukan pada masa - masa seperti ini," jelas Edriwan.

Untuk mencegah hal ini kembali terjadi, Dinkes bersama Puskesmas telah berkoordinasi dengan jajaran Kamtibmas, Babinsa dan perangkat desa membentuk relawan dan posko Covid-19. Diharapkan dapat mensosialisasikan aturan pemerintah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

"Tidak ada jalan lain untuk mengatasi permasalahan ini, adalah memutuskan mata rantai penularan dari Covid-19, " jelas Edriwan.

Baca Juga


# Gan | Humas Bengkulu

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS