Polri Ajak Masyarakat Tidak Lakukan Panic Buying Sebab Pemerintah Jamin Ketersediaan Bahan Pangan - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Tuesday, March 10, 2020

Polri Ajak Masyarakat Tidak Lakukan Panic Buying Sebab Pemerintah Jamin Ketersediaan Bahan Pangan


JAKARTA.BM- Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, (Ketua Satgas Pangan Polri), Brigjen. Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., mengajak masyarakat agar tidak panik dan melakukan hal yang berlebihan saat membeli sembako, Ketua Satgas Pangan Polri menegaskan bahwa pemerintah menjamin ketersediaan bahan pangan.

“Pemerintah kan sudah menjamin ketersediaan bahan pangan. ‎Jadi masyarakat tidak perlu lagi melakukan panic buying dan segala macamnya,” jelas Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Senin (09/03/2020).

Satgas Pangan hingga kini terus turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Hasilnya, ‎dalam satu pekan ini, Satgas Pangan belum menemukan upaya oknum tertentu yang melakukan penimbunan bahan pokok.

“Kami tidak menemukan penimbunan. Kami terus mengawasi, melakukan upaya preventif agar tidak terjadi lonjakan harga pada barang kebutuhan prioritas,” terang Jenderal bintang satu tersebut

Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua WNI positif terkena Virus Corona/Covid-19, masyarakat merespons dengan melakukan aksi belanja berlebih di sejumlah supermarket.

Untuk mengawasi adanya oknum pedagang yang menaikkan harga sembako, Polri pun langsung menerjunkan Satgas Pangan untuk memantau harga di supermarket hingga ke daerah.

Jika ditemukan ada penjual yang memanfaatkan keadaan, Polri tidak segan untuk menindak.

Baca Juga


# HK | Humas Polri

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS