Bebas dari Penjara Indonesia, Heather Mack Ditangkap Sesaat Setelah Mendarat di Chicago - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Sunday, November 7, 2021

Bebas dari Penjara Indonesia, Heather Mack Ditangkap Sesaat Setelah Mendarat di Chicago

Heather Mack terlihat di dalam mobil imigrasi, setelah dibebaskan dari Penjara Kerobokan di Denpasar, Bali, Indonesia, 29 Oktober 2021.(Supplied: REUTERS/Johannes P. Christo)

 
BENANGMERAHNEWS.COM | Pihak berwenang Amerika Serikat mengatakan pada telah menangkap Heather Mack di bandara Chicago.

Heather, warga negara Amerika Serikat, dideportasi dari Indonesia setelah menjalani hukuman penjara karena perannya dalam pembunuhan "koper" ibunya di tahun 2014.

Dalam keterangannya, Departemen Kehakiman AS menyatakan perempuan berusia 26 tahun itu telah bersekongkol dengan pacarnya untuk membunuh ibunya, Sheila Von Wiese-Mack, saat sedang liburan di Bali.

Mereka memasukkan jenazah ibunya ke dalam koper kemudian diangkut ke dalam bagasi taksi.

Heather dijadwalkan hadir di Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Chicago, kota kelahirannya, tambahnya dalam sebuah pernyataan.

Warga AS Heather Mack dan Tommy Schaefer divonis 18 tahun hukuman penjara di Bali karena terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan.(Reuters: Zul Edoardo)

Pihak berwenang Indonesia menangkap Heather dan pacarnya, Tommy Schaefer, pada Agustus 2014.

Tommy dijatuhi hukuman 18 tahun penjara pada 2015 atas pembunuhan berencana, sementara Heather, yang saat itu berusia 19 tahun, menerima hukuman 10 tahun karena menjadi kaki-tangan pembunuhan.

Sebuah dakwaan juri di Amerika Serikat pada tahun 2017, yang dikemukakan kemarin (03/11) memaparkan dugaan bahwa Heather dan Tommy telah memiliki rencana membunuh Sheila sebelum mereka ke Bali.

Ditemukan juga bukti jika Tommy telah bertanya kepada sepupunya, Ryan Bibbs, tentang bagaimana cara membunuh Sheila.

Heather juga bertanya kepada Ryan apakah dia punya kenalan orang yang mau membunuh ibunya demi uang.

Ryan mengaku bersalah pada Desember 2016 atas satu tuduhan konspirasi pembunuhan di luar negeri terhadap seorang warga negara Amerika Serikat, kata Departemen Kehakiman.

Dengan tuduhan Departemen Kehakiman AS bahwa rencana pembunuhan ini telah direndi Amerika Serikat, maka Heather menghadapi dua tuduhan konspirasi pembunuhan dan satu tuduhan menghalang-halangi proses hukum.

Ia mendapat ancaman hukum maksimal penjara seumur hidup jika terbukti bersalah atas tuduhan konspirasi.

Heather dideportasi setelah dibebaskan dari penjara pada 29 Oktober karena menurut pejabat imigrasi Indonesia, izin tinggalnya telah habis.

Sementara Tommy Schaefer masih tetap berada di penjara.

Pengacara Heather, Yulius Benyamin Seran, mengatakan dalam perjalanannya ke Chicago, Heather ditemani oleh putrinya yang lahir sesaat sebelum vonisnya dijatuhkan hakim di Indonesia.(*)
 

Baca Juga

#Gan | Reuters

No comments:

Post a Comment

“Sambutan Presiden Joko Widodo dalam Penyerahan DIPA&Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah&Dana Desa 2022, Senin (29/11/2021)”


“MENGAPA 10 NOVEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI PAHLAWAN?”


"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS