34 Jiwa Mengungsi, Banjir Rob Landa Kabupaten Lingga Kepri - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Friday, November 12, 2021

34 Jiwa Mengungsi, Banjir Rob Landa Kabupaten Lingga Kepri


Jembatan yang merupakan akses penghubung jalan ke dermaga terputus akibat banjir yang dipicu oleh terjadinya gelombang pasang air laut disertai hujan angin pada Rabu (10/11) di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. (BPBD Kabupaten Lingga)


Lingga(KEPRI).BM- Sebanyak 34 jiwa mengungsi akibat banjir rob yang merendam Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Para warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat yang tidak terdampak.

Kejadian ini dipicu oleh terjadinya gelombang pasang air laut disertai hujan angin pada Rabu (10/11) Pukul 05.45 WIB. Banjir yang ini melanda tiga kecamatan yakni Desa Pekajang di Kecamatan Lingga, Kelurahan Senayang di Kecamatan Senayang. Lebih lanjut Desa Jagoh, Desa Marok Tua, Desa Tanjung Irat di Kecamatan Singkep Barat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga mencatat kerugian material akibat kejadian tersebut yakni 6 unit rumah mengalami rusak berat, 9 unit rumah rusak ringan, dan 1 akses penghubung menuju dermaga berupa jembatan harus terputus. Sementara itu, BPBD Kabupaten Lingga terus melakukan update mengenai pendataan dan berkoordinasi dengan perangkat desa guna melakukan penanganan pengungsi.

Ditengah masuk musim penghujan akibat fenomena La Nina, BNPB mengingatkan masyarakat dan pemerintah setempat untuk saling bersinergi dalam hal mitigasi potensi bencana hidrometeorologi basah. Mitigasi bencana dapat dilakukan dengan cara membuat/menyediakan daerah resapan air, membersihkan saluran air bagian hulu, memantau ketinggian debit air di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS).(*)
 

Baca Juga

#Gan | BNPB

No comments:

Post a Comment

“Sambutan Presiden Joko Widodo dalam Penyerahan DIPA&Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah&Dana Desa 2022, Senin (29/11/2021)”


“MENGAPA 10 NOVEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI PAHLAWAN?”


"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS