Polda Metro Jaya Sukses Tangkap Pelaku Pemalsu Surat Hasil Test PCR - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Thursday, July 29, 2021

Polda Metro Jaya Sukses Tangkap Pelaku Pemalsu Surat Hasil Test PCR


JAKARTA.BM- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang perempuan berinisiall FN yang merupakan pelaku pemalsuan hasil PCR palsu yang beroperasi sejak Juni 2021. Dari kejahatan yang dilakukannya tersangka berhasil meraup keuntungan hampir senilai 11 juta rupiah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus menyebut FN telah beroperasi sejak masa PPKM darurat ditetapkan sekitar satu bulan lalu. Dalam sebulan tersangka FN mengaku telah menjual 20 lembar hasil swab PCR palsu.

"Pengakuan sejak Juni 2021 dia bermain ini, Sudah lebih dari 20 (surat), kami dalami apakah lebih dari ini," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menambahkan tersangka FN memesan dari seseorang orang yang masuk daftar DPO. Diketahui FN menjual hasil swab PCR palsu itu sekitar ratusan ribu rupiah.

"Pelaku menjual tiket dan hasil PCR palsu seharga Rp700.000. Dia sanggup menyiapkan PCR tanpa melalui tes, nanti akan keluar. Dengan biaya tambahan PCR palsu seharga Rp 700.000. Jadi tiket pesawat plus PCR palsu," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

"Dia memesan Rp 300-400.000 kemudian ada keuntungan juga Rp 300-400 yang dia terima untuk PCR," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan surat swab PCR palsu untuk melakukan perjalanan atau syarat apapun. Sebab, hal ini bisa membahayakan keselamatan nyawa banyak orang.

"Karena dampaknya ini sangat berbahaya. Pemesan bisa terbang lengkap dengan PCR yang hasilnya negatif tanpa dites. Karena dia tidak dites, kemungkinan bisa saja dia bisa positif dan menularkan kepada yang lain," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Atas perbuatannya itu, FN dijerat dengan Pasal 35 dan 51 UU ITE No 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU No 11 Tahun 2008, serta Pasal 263 KUHP.(*)
 

Baca Juga

#Gan | Humas Polda Metro Jaya

No comments:

Post a Comment

Pernyataan Presiden RI tentang Perkembangan PPKM Terkini di Istana Merdeka



ANALISIS CURAH HUJAN

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS