Mimbar; Kepedulian Allah Terhadap Umat di Masa Sukar - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Sunday, July 11, 2021

Mimbar; Kepedulian Allah Terhadap Umat di Masa Sukar


Situasi pandemi saat ini membuat orang hidup dalam kesulitan. Di dalam 2 Raja-raja 4 : 1 -7 juga ada kisah yang dialami oleh keluarga hamba Tuhan yang mengalami masa sulit dalam hidup. Suaminya meninggal. Dan sekarang, penagih hutang akan mengambil anak-anaknya untuk dijadikan budak.

Di dalam pembacaan ini ada tiga hal yang kita temukan yaitu :

Pertama, hutang ada jaminannya ( II Raja 4 : 1). Dalam situasi pandemi sekarang ini banyak orang yang terpaksa berhutang. Orang yang menjalankan bisnis mungkin berhutang kepada Bank. Para pegawai mungkin berhutang ke perusahaan, ada yang berhutang dengankartu kredit, ada yang berhutang ke majikan. Semua terpaksa dilakukan karena banyak persoalan ekonomi yang dihadapi.

Dalam kisah II Raja-raja 4: 1, kita temukan bahwa bahkan hamba Tuhan pun terpaksa berhutang. Orang terpaksa berhutang karena mungkin di PHK, usaha sedang sepi atau harus tutup, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dan lainnya.

Sebagai yang menghutangkan, tentunya membutuhkan jaminan sampai hutang  tersebut lunas. Seperti bila seseorang akan berhutang ke bank, pasti ada jaminan yang harus kita berikan kepada pihak Bank misalnya harta kita.

Dalam kisah keluarga hamba Tuhan tersebut, mungkin si hamba Tuhan sedang dalam kesulitan dan mungkin mereka tidak ada lagi harta untuk dijadikan jaminan sehingga terpaksa dia sampai menjaminkan anaknya.

Ternyata, si hamba Tuhan itu meninggal sehingga hutang tersebut diwariskan kepada keluarganya dan sekarang istrinya mengadu sambil berseru-seru kepada Elisa, karena sekarang penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anaknya untuk dijadikan menjadi budak.

Kedua, kepedulian Allah pada umat-Nya dalam masa sukar. Dalam II Raja – raja 4 : 2, Tuhan mengerti kesulitan keluarga hamba Tuhan  tersebut. Lewat Elisa, Tuhan hendak melakukan mujizat pertolonganNya sebagaimana Ayub 29 : 12 “Karena aku menyelamatkan orang sengsara yang berteriak minta tolong, juga anak piatu yang tidak ada penolongnya

Ketiga, kalau sudah ditolong, jangan berhutang lagi. Dalam II Raja – raja 4 : 7, lewat mujizat yang dilakukan Tuhan dengan perantaraan Elisa maka keluarga hamba Tuhan ini mampu membayar hutangnya, bahkan mereka bisa hidup dari lebihnya. Roma 13 : 8 mengingatkan kita untuk jangan lagi berhutang, belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada kita sebab Tuhan sekali-kali tidak akan membiarkan dan meninggalkan kamu (Ibrani 13 : 5).

Bahkan Dia berjanji tidak akan pernah berubah, sampai masa tua dan sampai masa putih rambut kita Tuhan akan menggendong dan menanggung kita, memikul dan menyelamatkan kita. (Yesaya 46 : 4) Amin. Tuhan memberkati

Pdt Daniel Rusli, M.Th (Rohaniwan Kristen)

Baca Juga

No comments:

Post a Comment

Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Penerapan PPKM Level 4

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS