Harmonisasi dalam Keragaman Hindu Nusantara - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, February 24, 2021

Harmonisasi dalam Keragaman Hindu Nusantara

Sunarto

Om Swastyastu. Mugi Rahayu Sagung Dumadi

Sahabat Pelita Dharma yang berbahagia. Mimbar Hindu kali ini mengambil tema “Harmonisasi dalam Keragaman Hindu Nusantara”.

Setiap warga negara Indonesai berkewajiban menjaga kerukunan dalam keragaman, termasuk umat Hindu. Menjaga kerukunan umat beragama bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi seluruh umat masyarakat.

Dalam konteks Hindu, ada tiga jenis karakter yang ditampilkan oleh umat Hindu Nusantara, yaitu: Pertama, karakter berdasarkan budaya adat yang mempunyai bentuk dan warna yang berbeda-beda pada setiap daerah, suku, adat, pakaian. Kekayaan ini memberikan warna cirikhas budaya Hindu Nusantara. Jadi tidak perlu hanya warna Bali saja yang nampak Hindunya.

Kedua, karakter Hindu Nusantara berdasarkan perkembangan spiritual dalam menghayati dan meyakini kepercayaan kepada Tuhan seperti yang diajarkan dalam sloka Weda Ekam Sad Wipra Bahuda Wadanti. Artinya, Tuhan itu Satu. Orang bijak menyebutnya dengan banyak nama. Ada Sanghyang Tunggal, Sanghyang Manom, dan lain sebagainya

Ketiga, karakter Hindu Nusantara berdasarkan perkembangan ritual yang dilakukan masyarakat Nusantara yang memberikan warna dan corak yang berbeda satu dengan lainnya. Ini seperti yang diajarkan dalam Kitab Sutasoma “Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangroa”. Artinya, perbedaan adat, budaya, corak keyakinan dalam pengahayatan tersebut bukan sebagai perpecahan tapi menunjukan kebenaran itu satu bukan mangro (dua).

Jadi, perbedaan warna  budaya, adat istidat dalam penghayatan keyakinan kepada Ida Hyang Widhi Wasa adalah sebuah khazanah yang kaya untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian dam semoga bermanfaat.

OM Shanti Shanti Shanti OM. Mugi Rahayu Sagung Dumadi.  

Sunarto, M.Pd.H (Rohaniwan Bimas Hindu)
 

Baca Juga

 

No comments:

Post a Comment

“Sambutan Presiden Joko Widodo dalam Penyerahan DIPA&Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah&Dana Desa 2022, Senin (29/11/2021)”


“MENGAPA 10 NOVEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI PAHLAWAN?”


"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS