Produk RI Dapat Dijumpai Hingga Pelosok RD Kongo - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19"
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, December 23, 2020

Produk RI Dapat Dijumpai Hingga Pelosok RD Kongo


Nairobi(KENYA).BM- Tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, produk-produk Indonesia juga telah mampu menembus pasar ekspor ke berbagai negara. Sejumlah produk Indonesia, bahkan dapat dijumpai hingga Lumumbashi dan Kolwezi, dua kota di wilayah tenggara Republik Demokratik Kongo. “Barang-barang dari Indonesia, seperti indomie, tora bika, bahkan beberapa jamu dapat dijumpai di sini," ujar Asep, diaspora Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan tambang internasional yang beroperasi di wilayah tersebut.

Hal tersebut mengemuka saat KBRI Nairobi melakukan dialog dengan diaspora Indonesia di RD Kongo (19/12).  Dalam pertemuan virtual tersebut sebagian masyarakat mengungkapkan kegembiraannya saat menjumpai produk Indonesia. “Indomie yang ditemukan di sini berasal dari Saudi, biarpun rasanya agak beda, namun bisa sedikit mengobati rindu," ungkap Bambang, diaspora Indoneia lainnya.

Diaspora Indonesia di luar negeri merupakan aset penting bagi diplomasi ekonomi Indonesia, karena dapat memantau langsung di lapangan hubungan ekonomi Indonesia dengan negara domisili mereka. “Bapak dan Ibu merupakan mitra strategis KBRI Nairobi dalam memantau wilayah akreditasi kami", ujar Dubes RI Nairobi, Hery Saripudin. “Kami perlu bantuan diaspora Indonesia sebagai agen dalam melakukan market intelligence, mengamati situasi pasar di wilayah masing-masing," lanjutnya.

Saat ini, ekonomi sedang menjadi fokus diplomasi Indonesia. Diplomasi tidak lagi hanya bersifat elitis, namun juga harus memberikan manfaat konkrit yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. “Diplomasi ekonomi tidak terbatas pada peningkatan perdagangan saja", jelas Dubes Hery. “Diplomasi ekonomi juga melibatkan aspek lainnya, seperti inward dan outward investment', imbuhnya. Dimana ada potensi investasi yang menjanjikan, negara akan mendorong sektor bisnis Indonesia untuk melakukan investasi pada sektor tersebut.

Di RD Kongo, negara yang terkenal akan sumber daya mineral yang melimpah, saat ini sudah ada beberapa BUMN Indonesia yang akan mengerjakan proyek-proyek strategis. Proyek yang akan dikerjakan antara lain adalah pembangunan Kinshasa-Loop Line, yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Ndjili di Kinshasa, commuter line yang mengelilingi Kota Kinshasa, serta pengadaan bus elektrik beserta tempat pengisian daya. Sejumlah BUMN Indonesia, yakni PT. INKA, PT. LEN Industri, PT. Merpati Nusantara Airlines, PT. Barata Indonesia, PT. Dirgantara Indonesia akan terlibat dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut. “Bulan Agustus lalu juga telah dilaksanakan groundbreaking pembangunan pembangkit listrik tenaga surya oleh PT Len," terang Dubes Hery.

Dari data KBRI Nairobi, terdpaat sekitar 200 diaspora sipil Indonesia yang tinggal di RD Kongo. Sebagian besar merupakan tenaga profesional yang bekerja di perusahaan multinasional bidang pertambangan. Bidang keahlian mereka beragam, mulai dari geologi hingga mekanik. Walaupun terpisah ribuan kilometer dari KBRI yang berlokasi di Nairobi, Kenya, para diaspora tersebut tetap antusias mengikuti pertemuan virtual yang dipandu dari Wisma Duta RI Nairobi.

Baca Juga


# Gan | KBRI Nairobi

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS