Serap Aspirasi, Gubernur Sugianto Sabran Gelar Dialog dengan Tenaga Ahil P3MD Se-Kalteng - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Thursday, February 27, 2020

Serap Aspirasi, Gubernur Sugianto Sabran Gelar Dialog dengan Tenaga Ahil P3MD Se-Kalteng

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menggelar dialog dengan Para Pendamping Desa atau Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dari 13 Kabupaten se-Kalteng di Istana Isen Mulang Palangka Raya, Rabu malam (26/2/2020).

Palangka Raya(KALTENG).BM- Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menggelar dialog dengan Para Pendamping Desa atau Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dari 13 Kabupaten se-Kalteng di Istana Isen Mulang Palangka Raya, Rabu malam (26/2/2020).

Dialog Gubernur Kalteng dengan Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa tersebut untuk menjaring aspirasi dan mengetahui kesulitan yang dihadapi Para Pendamping Desa di lapangan dalam rangka  pengembangan desa-desa di bumi Tambun Bungai. “Saya ingin berdialog mengetahui kesulitan apa yang ditemui di lapangan atau mengapa suatu desa sulit berkembang,” terang Sugianto Sabran.

Gubernur mendorong Tenaga Ahli P3MD agar jeli melihat peluang atau keadaan di desa untuk dikelola sehingga menjadi desa yang berkembang dan maju atau desa mandiri. “Ini penting untuk membangun ekonomi Indonesia dari desa-desa. Dengan pembangunan perekonomian desa yang berhasil, maka perekonomian Kalimantan Tengah akan kuat dan tentu saja Indonesia juga akan kuat,” paparnya.

Sugianto Sabran mengingatkan Tenaga Ahli P3MD atau Para Pendamping Desa agar membantu Kepala Desa terutama di bidang akunting agar Kepala Desa tidak terjerat kasus hukum. “Bagaimana Bapak/Ibu membantu mereka dengan pikiran yang kreatif dan inovatif. Saya ingin mendengar masukan dalam pengelolaan dana sehingga dana desa diarahkan ke sektor-sektor yang benar-benar produktif. Apalagi jika Kepala Desa yang ada adalah Kepala Desa yang kreatif,” imbuhnya.

Dalam dialog tersebut terungkap sejumlah permasalahan atau kendala yang dihadapi Para Pendamping Desa antara lain masih minimnya jumlah Pendamping Desa sehingga 1 Orang Pendamping harus menangani 3 sampai 4 desa serta perlunya peningkatan kapasitas Perangkat Desa dan Pendamping Desa melalui pelatihan tambahan tentang pemanfaatan aplikasi Sistem Keuangan Desa.

Masalah lainnya kesulitan transportasi dan kondisi geografis yang sulit dijangkau di beberapa desa yang memerlukan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di beberapa desa, termasuk perlunya kenaikan gaji dan biaya operasional untuk memaksimalkan kinerja Para Pendamping Desa.

Permasalahan klasik lainnya yang masih mengemuka yang terungkap dalam dialog tersebut adalah pemasaran hasil produksi karet rakyat dan harganya masih rendah termasuk kesulitan dalam pemasaran kerajinan tangan masyarakat seperti kerajinan rotan yang jumlahnya cukup melimpah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalimantan Tengah Rojikinoor mengungkapkan beberapa hal yang menjadi prioritas antara lain menurunkan jumlah desa tertinggal menjadi desa berkembang, revitalisasi BUMDes dan penguatan perangkat desa.///

Baca Juga

# Gan | Humas Kalteng

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS