Polisi Buru Penyebar Hoax 'Tewasnya Seorang Bocah' di Kampung Bali - Benang Merah News

Breaking

Direktur, Dewan Komisaris, Karyawan, Karyawati PT. Media Benang Merah Persada Menyucapkan; Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H. Mohon Maaf Lahir Bathin

Sunday, May 26, 2019

Polisi Buru Penyebar Hoax 'Tewasnya Seorang Bocah' di Kampung Bali


JAKARTA.BM- Hoax terkait tewasnya seorang bocah di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, akibat dipukuli Brimob yang meresahkan masyarakat, Polisi buru netizen yang menyebarkan berita hoax tersebut.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menjelaskan bahwa Polri masih melakukan pendalaman terhadap kasus akun yang menyebarkan berita hoax tersebut. Polri akan menindak lanjutinya.

Karo Penmas Divhumas Polri mengatakan, ada pihak yang menyandingkan foto korban meninggal dunia dalam kerusuhan 22 Mei 2019 dengan video penangkapan perusuh bernama A alias Andri Bibir (30) oleh aparat Brimob. Alhasil masyarakat mengira foto korban tewas dan video penangkapan saling terkait.

Hal yang menunjukkan orang dalam video tersebut adalah tersangka Andri Bibir dari pakaiannya. Dia menggunakan kaus hitam dan celana jins yang sudah dipotong pendek. Sesuai dengan di video. Sedangkan kabar hoax yang disebarkan di akun Twitter adalah bukan foto yang bersangkutan.

“Tidak benar kalau korban adalah anak 16 tahun. Tidak benar anak dalam foto tersebut meninggal karena kejadian dalam video tersebut,” jelas Karo Penmas Divhumas Polri.

Pelaku hoax dapat dijerat Pasal 45 dan 28 Undang-undang Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 14 ayat 1 dan 2, Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.

Polri sebelumnya mengklarifikasi video viral tewasnya seorang bocah akibat dipukuli oleh Brimob. Dalam video tersebut adalah upaya penangkapan perusuh, A alias Andri Bibir, yang menyuplai batu untuk pendemo saat kerusuhan terjadi di depan Gedung Bawaslu RI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat pada 22 Mei 2019 kemarin.

Perbuatannya diketahui aparat sehingga pada Kamis, 23 Mei 2019, pukul 06.00 WIB. Andri diciduk petugas. Namun saat akan ditangkap, dia yang melihat beberapa personel Brimob berupaya melarikan diri hingga akhirnya dipukuli seperti yang terekam di video beredar.


# BM-003 | Humas Polri

No comments:

Post a Comment

PT. Benang Merah Persada Mengucapkan: Selamat datang di www.benangmerahnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Syafrizal Gan