Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

Wednesday, May 17, 2023

Mimbar; Kewaspadaan Jalan Menuju Kekekalan



“Appamado amatapadam, Pamado maccuno padam, Appamatta na Miyanti, Ye pamatta yatha mata.” (Kewaspadaan adalah jalan menuju kekekalan, kelengahan adalah jalan menuju kematian, mereka yang sadar tidak akan mati, mereka yang tidak sadar seperti orang mati). (Dhammapada, Appamada Vagga: 21).

Dalam menjalani kehidupan, hendaknya seseorang selalu melatih diri agar memiliki kewaspadaan. Waspada berarti selalu dalam kondisi sadar di manapun seseorang itu berada. Dengan kewaspadaan, seseorang dapat membedakan yang baik dan tidak baik, yang benar dan yang salah. Sehingga, dia mengetahui bahwa apa yang diucapkan maupun diperbuat akan memberikan manfaat yang besar bagi diri sendiri maupun orang lain.

Berbeda dengan sebaliknya, orang yang lengah atau tidak waspada. Mereka adalah orang yang selalu merasakan penderitan, sangat sulit untuk membedakan yang baik dan benar. Orang yang tidak waspada sesungguhnya tidak ada artinya dalam hidup. Dalam Dhammapada 21 dikatakan, seolah-olah seperti orang mati.

Sang Buddha menjelaskan, bahwa terdapat bahaya besar ketika seseorang dalam keadaan lengah. Para Bhikkhu, Aku tidak melihat bahkan satu hal pun yang mengarah pada bahaya besar selain daripada kelengahan. Kelengahan mengarah pada bahaya besar. Para Bhikkhu, Aku tidak melihat bahkan satu hal pun yang mengarah pada manfaat besar selain daripada kewaspadaan. Kewaspadaan mengarah pada manfaat besar. (Anguttara Nikaya I. IX, 82 (1), 83 (2).

Dengan mengembangkan kewaspadaan sudah tentu kita akan mendapatkan manfaat yang besar dalam kehidupan saat ini maupun yang akan datang.

Perkembangan teknologi dan informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Lahirnya media sosial menjadikan pola perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etika dan norma yang ada. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dengan berbagai kultur suku, ras dan agama yang beraneka ragam, memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial.

Kewaspadaan adalah hal utama yang harus dikembangkan dalam era perkembangan teknologi saat ini. Penting bagi kita untuk memikirkan kembali apa yang ingin kita lakukan di media sosial, seperti menulis komentar, memposting foto dan video, menyebarluaskan perasaan kita sehari-hari, dan masih banyak lagi. Pemilihan kata dan jenis konten penting dilakukan sebelum melakukan publikasi. Karena di media sosial semua orang bisa melihat apa yang kita unggah.

Memikirkan secara matang konten dan tulisan sebelum mengunggahnya adalah bagian dari kewaspadaan yang dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman dan sesuatu yang dapat memancing emosi orang lain yang melihatnya.

Sebagai umat Buddha sudah seharusnya kita memandang manusia secara universal (tanpa memandang suku, etnis maupun agama). Sehingga, kita mampu mengembangkan cinta kasih tanpa pamrih. Kita mampu mengembangkan belas kasihan untuk yang tidak bahagia, mengembangkan rasa simpati kepada yang lain, serta mengembangkan keseimbangan batin kita agar selalu waspada dan tidak lengah. Dengan ini kita sudah memulai di dalam diri kita untuk menjadi yang baik, menghargai perbedaan yang ada sehingga kerukunan akan terbangun di negeri tercinta ini.

Saudara sedharma. Waktu terus berjalan tanpa henti, segala sesuatu di alam semesta juga terus berubah (anicca). Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita tidak sadar akan segala perubahan ini sehingga kita lengah dalam menjalani kehidupan yang singkat ini. Sebagai umat Buddha maka hendaknya harus senantiasa meningkatkan hati yang penuh mewaspadaan. Batin kita harus terfokus dan senantiasa waspada atas berlalunya hari-hari. Dengan demikian, kita akan berbahagia selalu dimanapun kita berada.

Perubahan akan selalu terjadi di kehidupan ini, maka waspada lah. Jangan lengah dalam menghadapi perubahan ini.

Sabbe satta bhavantu sukhitatta, semoga semua makhluk berbahagia.

Agus Susanto, S.Pd.B (Penyuluh PNS Kab. Biak Numfor, Provinsi Papua)

Baca Juga

No comments:

Post a Comment

" Klik! Informasi yang Anda Butuhkan "



"Prakiraan Cuaca Kamis 30 Mei 2024"




"BOFET HARAPAN PERI"

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS