8 Fakta Menarik MTQ Korpri Nasional ke-5 di Kendari - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Saturday, November 20, 2021

8 Fakta Menarik MTQ Korpri Nasional ke-5 di Kendari


Kendari(SULTRA).BM- Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 5 di Kendari, Sulawesi Tenggara dalam rangka peringatan HUT Korpri ke-50. Berlangsung sepanjang 12 - 20 November 2021, gelaran MTQ ini disebut sebagai MTQ terbesar sepanjang sejarah. Benarkah?

Berikut fakta-faktanya:

1) Peserta Terbanyak

Panitia penyelenggara menyebut bahwa jumlah 71 Kafilah. Banyaknya jumlah peserta tersebut karena aparatur sipil negara (ASN) tersebar di banyak tempat untuk bekerja. Karenanya gelaran MTQ Korpri Nasional ke-5 berhasil menarik kepesertaan dari 24 provinsi dan 37 kementerian/lembaga negara.

2) Jumlah Cabang Lomba Terbanyak

MTQ Korpri Nasional ke-5 juga menyajikan kategori lomba terbanyak. Ada 9 kategori yang dilombakan yakni: Tilawah; Khutbah Jum'at; Hafiz Alquran Golongan Juz 30 dan Surat Al-Baqarah; Hafiz Al-Quran golongan Ali Imron, Annisa dan 7 Surat Pilihan; Dakwah Al-Qur'an; Penulisan artikel Al-Quran; Khat Al-Qur'an golongan dekorasi dan temporer serta Khat golongan digital; Tartil Al-Quran; Azan dan Doa.

3) Pertama Melombakan Khat Digital

Sepanjang sejarah MTQ, melombakan Khat Digital atau Kaligrafi Digital adalah yang pertama kali terjadi.

4) Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Kelas Internasional

Ketum Korpri menyebut, merupakan suatu kebanggan karena MTQ Korpri kali ini didukung oleh sejumlah Dewan Pengawas dan Dewan Hakim bertaraf internasional seperti Prof Nasaruddin Umar sebagai Ketua Dewas, Prof Darwis Hude sebagai Ketua Dewan Hakim, Prof Said Agil Al Munawar anggota Dewan Pengawas, Ibu Maria Ulfah sebagai Dewan Hakim.

5) Dibuka di MTQ Square yang Bersejarah

MTQ Square yang menjadi tempat dibuka dan ditutupnya MTQ Korpri Nasional V disebut-sebut sebagai tempat bersejarah. Warga menuturkan, di titik lokasi tersebut lah MTQ pertama kali digelar di tanah air sejak sebelum Indonesia merdeka. Dari titik acara MTQ Korpri Nasional ke-5 ini juga lah, masyarakat bisa melihat dengan khidmat Tugu Persatuan yang bersejarah.

6) Diselenggarakan di Sultra yang Pernah jadi Juara

Pada 2016, MTQ Korpri Nasional digelar di Kalimantan Timur dinobatkan sebagai juara umum dalam ajang itu yakni kafilah dari Sulawesi Tenggara.

7) Dimeriahkan dengan Tari Kolosal dan penampilan Artis Ternama

Pada malam pembukaan MTQ Korpri Nasional ke-5, MTQ Square menjadi episentrum manusia di Kendari. MTQ Square menjadi gempita dan dipenuhi masyarakat yang menyaksikan gelaran Drama Kolosal yang mengisahkan kejayaan era Kerajaan Buton, kerajaan yang dikenal dunia internasional sebagai kerajaan yang memiliki benteng terpanjang di Nusantara. Publik juga dimanjakan dengan alunan lagu-lagu rohani dari Opick yang hadir langsung di podium MTQ Korpri Nasional ke-5.

8) Mengedepankan Keamanan Teknologi dalam penjurian

Dalam arahannya, Ketua Dewan Pengawas MTQ Korpri Nasional ke-5 Prof Nasaruddin Umar menyebut pentingnya menjamin keamanan teknologi yang digunakan dalam penjurian. Kemananan Teknologi adalah hal penting yang mengiringi integritas pada Dewan Hakim dan Panitera. Jangan sampai, terjadi perubahan perolehan nilai peserta di tengah jalan.

7) Susah cari Kamar Hotel karena Penuh

Hotel-hotel di Kota Kendari utamanya hotel yang berjarak tak jauh dari MTQ Square mendadak penuh. Karena tingginya permintaan kamar untuk menginap, ada juga hotel yang menutup layanan pemesanan via aplikasi online karena alasan kamar penuh, sementara begitu dilakukan pemesanan secara langsung di resepsionis, kamar masih tersisa.

8) Jadi Perayaan HUT Terakhir Korpri di Bawah Kepemimpinan Prof. Zudan Arif Fakrulloh

Dalam sambutannya di malam pembukaan MTQ Korpri Nasional ke-5, Zudan mengungkapkan bahwa MTQ tersebut menjadi acara besar terakhir yang digelar Korpri di bawah kepemimpinannya.

"Kami akan mengakhiri masa jabatan periode 2015 - 2021. Paling lambat pada bulan Januari 2022 akan kita laksanakan musyawarah nasional untuk memilih pengurus yang baru. Untuk itu, saya atas nama pengurus Nasional periode 2015 - 2021 mohon pamit," kata Prof Zudan.(*)
 

Baca Juga

#Gan | Kemendagri

No comments:

Post a Comment

“Sambutan Presiden Joko Widodo dalam Penyerahan DIPA&Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah&Dana Desa 2022, Senin (29/11/2021)”


“MENGAPA 10 NOVEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI PAHLAWAN?”


"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS