Mimbar; Keteladanan Hidup Yesus bagi Orang Percaya - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Sunday, October 24, 2021

Mimbar; Keteladanan Hidup Yesus bagi Orang Percaya

Pdt. Gatsper Anderius Hawu Lado (Ketua Sinode GMMI)

Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu, Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Pada suatu hari, ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ, menantikan janji Bapa, yang -- demikian kata-Nya -- "telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Lukas menuliskan Firman Tuhan ini dengan teratur kepada Teofilus, seorang bangsawan. Dia mencintai Tuhan Yesus dan ingin tahu banyak hal tentang Yesus Kristus.

Hal pertama yang dapat kita pelajari, bahwa teladan hidup yang Yesus tinggalkan bagi kita sebagai orang-orang percaya, yaitu Lukas menulis kepada Teofilus segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan oleh Yesus. Yang dikerjakan oleh Yesus berbicara tentang rekam jejak, tentang apa yang Yesus kerjakan yang perlu kita gugu dan kita tiru sebagai orang-orang yang percaya di hari-hari yang terakhir di zaman ini.

Yang kedua, Lukas juga menulis hal ini kepada Teofilus untuk segala sesuatu yang sudah diajarkan oleh Yesus sebagai bagian edukasi atau pendidikan yang perlu dikerjakan oleh orang-orang Kristen, umat Tuhan pada hari ini di bangsa ini bagi generasi-generasi yang akan datang, yang akan melanjutkan tongkat-tongkat estafet keteladanan pengajaran Yesus.

Yang ketiga adalah, perintah untuk memberitakan Kerajaan Allah ini  penting untuk dihayati dan dimengerti bagi kita sebagai orang-orang yang percaya dan sebagai umat Tuhan karena dalam Firman-Nya pada ayat yang ke 3 bagian b, dia menegaskan bahwa “….dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.”

Kerajaan Allah merupakan kerajaan dambaan dari kita semua yang hidup di bumi ini, yang juga akan mengakhiri pertandingan iman kita. Jadi mari kita semua berfokus, tidak hanya hidup di dunia ini sebagai makhluk sosial dan juga makhluk individu tetapi juga sebagai makhluk kerajaan sorga dan sebagai duta-duta kerajaan sorga untuk memberitakan tentang sorga di tengah-tengah bumi di mana kita hidup.

Yang berikutnya adalah bahwa persekutuan yang tegas sebagai orang-orang yang percaya, kita berbagi visi pelayanan. Yesus mengajarkan kepada kita ketika mereka makan bersama, Yesus membagi visi pelayanan kepada para muridnya dan juga memberikan pembelajaran kepada kita sebagai teladan kepada kita orang-orang yang percaya dalam membagi visi misi pelayanan kita, yaitu melakukannya dengan makan bersama. Makan bersama akan mendorong kita untuk terus mengerjakan apa yang telah Tuhan perintahkan kepada kita.

Yang terakhir bahwa memberitakan tentang Penolong yang akan datang untuk menolong kita, yaitu Roh Kudus. Dalam ayat yang ke 5 dikatakan dalam Firman Tuhan: “Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus." Roh Kudus akan memimpin pelayanan ini, kita semua harus tunduk dan taat pada pimpinan Roh Kudus dan sebagai anak-anak Tuhan, orang-orang percaya tiap-tiap hari kita harus bergantung pada pimpinan dan kuasa Roh Kudus dan itu akan menolong kita untuk terus berkarya melayani Tuhan.

Mari kita terus melayani Tuhan dan terus bergantung pada pimpinan Roh Kudus dan seluruh kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus, Dialah Raja yang kita Imani dan kita sembah. Amin

 

Pdt. Gatsper Anderius Hawu Lado (Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia atau GMMI)
 

Baca Juga

No comments:

Post a Comment

“Sambutan Presiden Joko Widodo dalam Penyerahan DIPA&Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah&Dana Desa 2022, Senin (29/11/2021)”


“MENGAPA 10 NOVEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI PAHLAWAN?”


"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS