Peringati HUT Ri ke 76, Masyarakat Pedagang Pujasera Gelar berbagai Lomba dan Trauma Healing pada Anak- anak - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Tuesday, August 17, 2021

Peringati HUT Ri ke 76, Masyarakat Pedagang Pujasera Gelar berbagai Lomba dan Trauma Healing pada Anak- anak


Padang(SUMBAR).BM- Semarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 76 diperingati secara virtual karena pandemi Covid-19. Pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi juga dilaksanakan secara virtual karena mengacu pada Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor: B.564/M/S/TU.00.04/07/2021 tertanggal 28 Juli 2021. 

Kegiatan lomba yang meramaikan HUT RI tidak semeriah dan seramai sebelum pandemi covid-19. Namun demikian masyarakat pedagang Pantai yang berada di komplek Pujasera tetap merayakan dengan menggelar beberapa lomba. Peserta lomba hanya terdiri dari anak- anak masyarakat pedagang yang berada di komplek Pujasera, dengan tidak mengikutkan peserta yang bukan warga pedagang.

Kegiatan lomba seperti makan kerupuk, pacu karung, tarik tambang dan lomba menghafal Pancasila juga lomba menyanyi lagu Garuda Pancasila diikuti dengan gembira oleh belasan anak- anak. Terlihat para anak hanya bergembira ikut lomba tanpa mengharapkan hadiah.
 

Kordinator lomba Ayu mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke 76 dan mengembalikan kecerian anak- anak. Tawa dan canda mereka yang berkurang karena aturan  pencegahan pandemi Covid-19 selama ini.
 

"Acara yang sederhana ini bertujuan mengembalikan kecerian anak dan mengajarkan mereka akan nilai- nilai sejarah, bahwa pada setiap tanggal 17 Agustus diperingati hari kemerdekaan," ungkap Ayu, Selasa siang (17/08/2021) .

Terkait dengan kecerian anak, Ayu memaparkan," Pemberlakuaan pencegahan pandemi Covid-19, mulai dari PSPB dan PPKM di kota ini juga berdampak pada pergaulan anak- anak. Yang sebelum masa pandemi kita melihat  anak- anak berkumpul dan tertawa bersama. Tapi semenjak pandemi jarang terlihat anak- anak bermain bersama, berkumpul dan tertawa lepas di antara canda- canda mereka," papar Ayu yang juga merupakan salah satu pedagang di komplek Pujasera Pantai Padang. 
 
"Beberapa anak ada yang takut akan bunyi sirine dan sekumpulan orang- orang yang berpakaian seragam, mungkin karena warung- warung mereka yang didatangi petugas selama pemberlakuan PPKM. Kami bersama teman- teman berusaha memberikan trauma healing, " katanya.

"Selain menggelar lomba, Kami bersama teman juga memberikan edukasi pada anak- anak akan bahaya pandemi dan pentingnya prokes dalam pencegahan pandemi covid-19 ," pungkas Ayu.


Baca Juga

#Gan

No comments:

Post a Comment

Pernyataan Presiden RI tentang Perkembangan PPKM Terkini di Istana Merdeka



ANALISIS CURAH HUJAN

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"



"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS