Densus 88 AT Polri Kembali Tangkap Tiga Perempuan Terduga Teroris di Makassar - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19"
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Thursday, April 1, 2021

Densus 88 AT Polri Kembali Tangkap Tiga Perempuan Terduga Teroris di Makassar


JAKARTA.BM- Sebanyak 3 orang prempuan terduga teroris di Makassar berhasil ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) Polri. Ketiga perempuan tersebut ditangkap dikarenakan diduga terlibat dengan aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada hari Minggu 28 Maret 2021.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., menjelaskan bahwa tiga tersangka atau terduga teroris yang pertama, MM ini perempuan atau wanita. Perannya adalah mengetahui persis perencanaan amaliyah Lukman dan Dewi dan memberikan motivasi kepada yang bersangkutan.

Kemudian, terduga teroris kedua yang ditangkap berinisial M. M merupakan kakak ipar SAS, yang baru saja ditangkap. SAS pernah ikut berbaiat bersama L dan YSF sekaligus memotivasi mereka untuk melakukan jihad. Kemudian yang berikut pengembangan perempuan M. Juga ini merupakan kakak ipar dari SAS. Kemudian mengetahui SAS mengikuti kajian di Villa Mutiara.

Lalu, terduga teroris ketiga yang ditangkap ialah MAN. MAN adalah sosok yang di detik-detik terakhir sempat melihat L sebelum berangkat untuk melaksanakan bom bunuh diri.

Kabag Penum Div Humas Polri menjelaksan untuk sementara ini pengembangan di Makassar, 7 orang dalam proses penyidikan, kemudian meninggal 2 orang. Jadi total semua sementara 9.

Kabag Penum Div Humas Polri menambahkan, dari hasil identifikasi terhadap tubuh pelaku di TKP, dan hasil interogasi, dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap satu, AS alias EKA alias AR. Di mana perannya adalah ikut dalam perencanaan, mengikuti kajian di Villa Mutiara.

“Baiat kala itu di markas organisasi yang sekarang terlarang saat itu dipimpin oleh Ustaz Basri. Kemudian juga mengikuti idad,” jelas Kabag Penum Div Humas Polri.

Kabag Penum Div Humas Polri juga menyebut terduga teroris berinisial SAS juga pernah mengikuti baiat di markas tersebut. SAS disebut merupakan orang yang tahu persis apa yang direncanakan oleh L dan YSF sebelum melakukan bom bunuh diri.(*)

Baca Juga


#Gan | Humas Polri

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS