Pidato Haru Joe Biden Jelang Pelantikan - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19"
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, January 20, 2021

Pidato Haru Joe Biden Jelang Pelantikan

Presiden terpilih Joe Biden

Benang
merahnews.com-
Presiden terpilih Joe Biden sudah tiba di Washington DC menjelang pelantikannya sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat.

Dia akan tinggal di rumah tamu khusus untuk Presiden sebelum pelantikan.

Biden sebelumnya berencana naik kereta dari rumahnya di Delaware, namun memutuskan terbang ke Washington setelah terjadinya peristiwa kerusuhan 6 Januari di Gedung Capitol.

Dia memberikan penghormatan kepada Delaware dalam pidato di Gedung Pusat National Guard yang diberi nama anaknya Beau yang meninggal karena kanker di tahun 2015.

Dalam pidato penuh emosi, Biden mengenang kembali masa ketika dia meninggalkan Delaware untuk menjadi Wakil Presiden bagi Barack Obama.

"Dua belas tahun lalu, saya menunggu di stasiun kereta menanti seorang pria berkulit hitam untuk bersama-sama ke Washington, tempat kami dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden," uajrnya, dilansir dari abcnet au.

"Hari ini, saya dan keluarga akan kembali ke Washington untuk bertemu seorang perempuan berkulit hitam keturunan Asia Selatan untuk dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat," katanya.

"Jangan bilang keadaan tidak bisa berubah. Keadaan bisa dan sudah berubah. Itulah Amerika. Itulah Delaware, tempat dimana adanya harapan, pelita dan kesempatan tidak terbatas.

"Saya merasa terhormat menjadi presiden Anda berikutnya, dan selalu bangga menjadi putra asal negara bagian Delaware."

November tahun lalu, Joe Biden, yang menjadi Senator mewakili Delaware selama lebih dari 30 tahun, dan pernah mencalonkan diri dua kali menjadi presiden namun gagal, mengatakan satu-satunya penyesalan adalah bahwa putranya Beau tidak ada lagi.

"Hadirin sekalian, satu-satunya penyesalan saya: dia tidak di sini. Dia seharusnya di sini. Kami akan memperkenalkan dia sebagai presiden."

Baca Juga

 
# Gan | Reuter/ ABC

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS