Polisi Tangkap Dua Pelaku Peretasan Website KPU Jember - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, October 14, 2020

Polisi Tangkap Dua Pelaku Peretasan Website KPU Jember



Surabaya(JATIM).BM- Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil meringkus dua pemuda berinisial DA (23) dan ZFR (14) atas tuduhan peretasan terhadap website resmi KPU Kabupaten Jember, https://kab-jember.kpu.go.id.   Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan bahwa dua orang tersangka ditangkap di dua lokasi yang berbeda. DA ditangkap di Sumatera Selatan, sedangkan ZFR ditangkap di Serang, Banten.

Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan kedua pelaku setelah menjebol sistem keamanan website resmi, tersangka mengunggah gambar tak senonoh di website KPU Jember.

“Dua pelaku ini diamankan beserta alat bukti terkait peretasan situs KPU Kabupaten Jember," terang Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (13/10/20).

Baca Juga


Sementara itu Direskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menambahkan, pihaknya menangkap dua orang, tetapi satu orang dilakukan penahanan. "Satunya tidak dilakukan penahanan, dikembalikan kepada orangtuanya karena masih di bawah umur.,” ujarnya.," terang Kombes Pol. Gidion. Arif Setyawan.
Kombes Pold. Gidon Arid Setyawan mengungkapkan bahwa kedua tersangka mengaku motif meretas laman KPU Jember bukan karena politik, namun hanya untuk eksistensi belaka. Bahkan, pelaku kerap menjual laman yang diretasnya seharga Rp 20 ribu.   ”Motifnya ekonomi, satu akun dijual Rp 20 ribu. Yang paling penting tidak ada motif politik dalam Pilkada Jember, ini murni tindak pidana,” tutur Direskrimsus Polda Jatim.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni dua ponsel, satu laptop, dan satu reuter yang digunakan pelaku. Pelaku disangkakan melanggar pasal 32 ayat (1) dan atau pasal 33 jo pasal 48 ayat (1) Jo pasal 49 UU No 1 Tahun 2008 tentang ITE Jo Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.(*)
 
# Humas Polda Jatim

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS