Badan POM Gelar Sosialisasi Terkait Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Thursday, September 24, 2020

Badan POM Gelar Sosialisasi Terkait Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan


JAKARTA.BM- Badan POM gelar Sosialisasi Keputusan Badan POM Nomor HK.02.01.1.2.08.20.385 Tahun 2020 tentang Penetapan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan, yang dilaksanakan secara daring, Kamis (24/09).

Acara dihadiri oleh Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi), Perwakilan Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu), Perwakilan Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI), Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI), Perwakilan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan para Pelaku Usaha di Bidang Suplemen Kesehatan.

Dalam sambutannya, Kepala Badan POM RI, Penny Lukito menyampaikan bahwa vitamin D adalah salah satu suplemen yang dibutuhkan untuk meningkatkan sistem imun dalam pencegahan COVID-19. Aktivitas Vitamin D dalam sistem daya tahan tubuh tidak lepas dari aktivitas immunomodulator-nya

"Vitamin D dapat memodulasi respons imun bawaan dan adaptif, meningkatkan respon imun alamiah (makrofag) terhadap mikroba pathogen, serta memacu respon imun adaptif terhadap patogen yang tidak dapat dihancurkan oleh makrofag secara efektif," terangnya.

Lebih lanjut, Peraturan tentang Penetapan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan ini bertujuan melindungi masyarakat agar dapat menggunakan vitamin D 1000 IU secara aman dan efektif. Namun, masyarakat perlu terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kadar Vitamin D darah, serta kehati-hatian bagi yang berisiko, misalnya penggunaan pada ibu hamil dan menyusui, kondisi alergi, serta pemenuhan Kalsium sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG). Cek kadar darah dan konsultasi ke dokter untuk menentukan Vitamin D yang cocok digunakan.

"Diharapkan dengan terbitnya peraturan ini akan mendorong industri lokal untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar Vitamin D 1000 IU di dalam negeri, tidak harus membeli dari luar negeri, serta semoga tidak ada lagi peredaran produk ilegal vitamin D 1000 IU," pungkas Penny Lukito. 




Baca Juga


# Gan | BPOM RI

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS