Gubernur Tegaskan Pembangunan Untuk Masyarakat Lebih Penting Daripada Kepentingan Kelompok - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Friday, August 7, 2020

Gubernur Tegaskan Pembangunan Untuk Masyarakat Lebih Penting Daripada Kepentingan Kelompok


Palangka Raya(KALTENG).BM- Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menegaskan pembangunan untuk masyarakat lebih penting daripada kepentingan kelompok, individu atau perorangan.

"Yang penting menimbulkan kemaslahatan bagi daerah dan masyarakat. Ini kita selesaikan sehingga masyarakat merasakan manfaat pembangunan infrastruktur jalan. Niat kita, bagaimana jalan itu bisa menggerakkan roda perekonomian dan menjadi salah satu sumber PAD Provinsi Kalimantan Tengah”, jelas Sugianto Sabran di hadapan peserta Rapat Koordinasi Pemanfaatan Aset Pertamina di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (5/8/20).

Rakor Pemerintah Daerah dengan PT Pertamina (Persero) tentang Pemanfaatan Aset Pertamina di Kabupaten Barito Timur yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi ini sebagai tindak lanjut komitmen bersama dan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi yang difokuskan pada upaya penyelesaian permasalahan aset daerah. “Saya mengucapkan terima kasih kepada KPK RI yang telah membantu Pemerintah Daerah menyelesaikan penanganan aset”, imbuh Sugianto Sabran.

Sugianto mengharapkan persoalan aset jalan Pertamina di Kabupaten Barito Timur agar dapat segera diselesaikan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan negara. Optimalisasi dan pemanfaatan aset jalan tersebut hendaknya mendatangkan manfaat bagi daerah dan masyarakat Kalteng, terutama dari segi perekonomian dan akses transportasi.

Sementara itu Direktur Penunjang Bisnis Pertamina (Persero) M. Haryo Yunianto pada Rakor tersebut menjelaskan program optimalisasi aset Pertamina di beberapa daerah di Indonesia merupakan bentuk tanggung jawab terhadap aset negara yang tercatat di Pertamina. “Pola optimalisasi aset yang dikembangkan ini melibatkan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sehingga akan dapat mendatangkan manfaat bagi daerah dan masyarakat setempat”, jelasnya.

Haryo pada Rakor tersebut  menyampaikan pesan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati yang meminta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar program optimalisasi aset dapat berjalan dengan baik. Pertamina juga ingin memberikan dukungan distribusi BBM di seluruh wilayah Kalimantan Tengah melalui program Pertashop (SPBU Mini) sehingga nantinya di Kalteng dapat berdiri satu desa satu SPBU Mini serta rencana Pertamina untuk mengembangkan biofuel (bahan bakar hayati) di Kalteng mengingat Kalteng kaya CPO.

Koordinator Wilayah II KPK RI Asep Rahmat Suwanda mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan PT Pertamina (Persero) untuk menyelesaikan persoalan pemanfaatan aset.

Asep Rahmat Suwanda dalam keterangan persnya seusai Rakor tersebut menegaskan komitmen KPK membantu Pemda menyelesaikan permasalahan asset. “KPK memiliki komitmen membantu Pemerintah Daerah dan juga Pertamina untuk menyelesaikan aset. Tapi karena ada kepentingan Pemda dan Pertamina, makanya kita satukan dalam Rakor ini. Semua stakeholders diundang untuk kita sama-sama mencari formula terbaik guna pemanfaatan aset”, katanya.

Rakor yang dilaksanakan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 ini antara lain diikuti Sekda Kalteng, unsur Polda dan Kejati Kalteng, Inspektur Provinsi, Bupati Barito Timut, PT. Pertamina dan Pimpinana OPD terkait serta Kepala Kanwil ATR/BPN Kalteng.///

Baca Juga


# Gan | Humas Kalteng

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS