Polisi Sukses Ungkap Peredaran Narkoba Sebanyak 4 Kg Bermodus Bungkus Kopi - Benang Merah News

Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19"
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Sunday, April 19, 2020

Polisi Sukses Ungkap Peredaran Narkoba Sebanyak 4 Kg Bermodus Bungkus Kopi


Medan(SUMUT).BM- Sebanyak 4 tersangka yang pelaku pengedar narkoba jenis sabu berhasil di amankan oleh jajaran Ditnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut). Satu dari 4 tersangka tersebut diberikan Tindakan tegas oleh polisi karena mencoba lari serta melawan petugas.

Akal bulus sindikat narkoba jaringan Internasional ini berhasil diungkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.. Jika selama ini penyelundupan narkoba jenis sabu menggunakan bungkus teh hijau China, kali ini modus baru penyelundupan dilakukan menggunakan bungkus Kopi Gayo.

Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin Siregar, M.Si., mengatakan bahwa pelaku yang ditembak mati berinsial FI. Sedangkan tiga pelaku narkoba lainnya yang ditangkap berinisial PA, PA, dan AAF‎. Para pelaku merupakan warga Lampung.

“Mereka ini jaringan internasional Malaysia-Aceh-Sumut-Lampung-DKI Jakarta. Barang (sabu) ini berasal dari Malaysia‎,” jelas Kapolda Sumut saat menggelar press release di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu, (18/04/2020).

Kapolda Sumut menjelaskan bahwa pengungkapan kasus narkoba ini berawal saat para pelaku di Jalan lintas Medan-Aceh, tepatnya di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Kamis 16 April 2020. Saat itu mereka melintas menggunakan mobil Fortuner dengan nomor polisi B 1467 NLS.

Jenderal Bintang dua tersebut mengatakan bahwa modus yang digunakan oleh para pelaku ini termasuk modus baru. Barang bukti narkoba jenis sabu seberat 4 Kilogram dibungkus menggunakan bungkus kopi bertuliskan ‘Kopi Gayo’.

“Tujuannya untuk mengelabui petugas kepolisian,” jelas Kapolda Sumut

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsidair pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Pada kegiatan tersebut, Kapolda Sumut mengajak para rekan media untuk ikut mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap narkotika dengan menyiarkan pemberitaan tentang bahaya dari narkotika.

“Kami di Polda Sumut serius memberantas barang haram, karena saat ini Sumut sudah bukan menjadi tempat transit saja, akan tetapi sudah tempat peredaran narkotika,” jelas Kapolda Sumut.

“Kami mohon support dalam pengungkapan dari segala bentuk kejahatan narkotika khususnya di Sumut. Bilamana ada hal-hal yang mencurigakan langsung laporkan ke Polsek terdekat untuk kita tindak lanjuti,” tegas Kapolda Sumut.

Baca Juga


# HK | Humas Polda Sumut

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS