Jokowi Ingatkan Kementerian/Lembaga dan Pemda Percepat Realisasi Belanja - Benang Merah News

Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_36.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_53.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.benangmerahnews.com/p/blog-page_25.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Tuesday, February 25, 2020

Jokowi Ingatkan Kementerian/Lembaga dan Pemda Percepat Realisasi Belanja

Presiden Jokowi saat memimpin Ratas Mengenai Lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 Terhadap Perekonomian Indonesia, Selasa (25/2), di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta. (Foto: Humas/Jay)

JAKARTA.BM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar semua kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat realisasi belanja. 

“Untuk Menteri Dalam Negeri sekali lagi saya mengingatkan agar diingatkan kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota agar segera merealisasikan belanja APBD-nya di daerah masing-masing, juga pastikan mengenai percepatan pencairan Dana Desa,” ujar Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas Mengenai Lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 Terhadap Perekonomian Indonesia, Selasa (25/2), di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta. 

Menurut Presiden, beberapa dana desa sudah sampai, tetapi yang perlu dilakukan yakni segera dorong agar belanja sesuai dengan rencana yang sudah dimiliki. 

“Saya minta program-program perlindungan sosial, bantuan sosial segera dieksekusi, baik itu yang namanya PKH dan bansos-bansos yang lainnya, juga program-program cash for work, program-program padat karya yang berdampak langsung pada masyarakat itu dilakukan kembali,” kata Presiden. 

Program-program tersebut, menurutKepala Negara, berada di Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan. Ia juga memberikan contoh lain sepetti di Kementerian Pertanian dalam membangun irigasi dan juga Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

Pada kesempatan itu, Presiden juga meminta langkah-langkah untuk menurunkan defisit neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan betul-betul dijalankan secara efektif. 

“Dan di lapangan dikontrol sehingga kita bisa menekan impor. Saya kira ini yang menjadi prioritas kita,” pungkas Presiden. 

Rapat Terbatas mengenai Lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 terhadap Perekonomian Indonesia dihadiri oleh sejumlah menteri diantaranya Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, KSP Muldoko, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menkominfo Jhony G Plate, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua OJK Wimboh Santoso, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Perhubungan Budi K Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri KUKM Teten Masduki, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, serta para eselon satu di lingkungan lembaga kepresidenan.

Baca Juga



# Gan | Setkab/MAY/SM/EN

No comments:

Post a Comment

loading...


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS