Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

Saturday, December 30, 2017

Di Kalteng, Natal Kebangsaan dan Obor Toleransi Menyala


Palangka Raya(KALTENG).BM-  Semangat toleransi yang mengedepankan kebhinekaan menjadi terjalin rapi, elok dan penuh harmoni bersatu padu menjaga nilai luhur yang telah tertanam dalam falsafah Huma Betang itu diejawantahkan dalam suasana Natal Kebangsaan dan dilanjutkan dengan Penyalaan Obor Toleransi secara bersama oleh Wakil Gubenur Kalimantan Tengah Habib H.Said Ismail, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah Abdul Razak, Danrem 102 Panju Panjung Kol Arm Naudy Nurdika dan semua tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda serta Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko selaku penggagas Natal Kebangsaan dan Penyalaan Obor Toleransi, yang baru pertama kalinya digelar di Kalimantan Tengah.

Natal Kebangsaan dan Penyalaan Obor Toleransi itu sebagai bentuk komitmen bersama seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga keberagaman yang dihiasi semarak bendera merah putih, berkibar di halaman Mapolda Kalimantan Tengah, Palangka Raya (27/12).

“Saya Indonesia, Saya Pancasila“ seru Kapolda Kalteng Anang Revandoko yang dijawab dengan kalimat yang sama oleh ribuan tamu undangan perwakilan seluruh Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah yang memadati halaman Mapolda Kalteng itu,  sebagai gambaran yang jelas bahwa keamanan dan ketertiban di Bumi Pancasila terjaga dan terpelihara dengan baik.

“Kita bersaudara. Jangan saling menghujat, jangan saling menjelekkan dan jangan saling memfitnah. Kita semua berada di sini dengan tujuan yang sama, dengan komitmen yang sama yaitu persaudaraan, persatuan, toleransi dan kedamaian. Mari kita saling menjaga persaudaraan dan toleransi di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila. Melalui perayaan Natal Kebangsaan ini, kita seluruh lapisan masyarakat dari berbagai agama, budaya dan suku bangsa yang ada di Kalimantan Tengah adalah bangsa yang kuat yaitu Bangsa Indonesia” tegas Kapolda Kalteng.

Anang Revandoko mengharapkan Unsur Pimpinan Daerah, TNI – Polri, tokoh agama dan masyarakat bersatu padu menjaga  nilai yang telah tertanam dalam UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara maka Indonesia kelak akan semakin kuat.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H.Said Ismail ketika menghadiri Natal kebangsaan dan Penyalaan Obor Toleransi tersebut menyampaikan apresiasi positif seraya berharap Perayaan Natal kebangsaan dan Penyalaan Obor Toleransi ini dapat memperkuat rasa kebersamaan, persatuan dan menyatukan langkah demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang kondusif, aman dan sejahtera.

“Penyalaan obor toleransi ini merupakan gagasan luar biasa untuk mengobarkan semangat kebersamaan dan keberagaman. Dengan perayaan ini, rasa kebersamaan kita warga Kalimantan Tengah dapat makin terjalin erat apalagi menjelang Pilkada 11 Kabupaten / Kota, kita berharap semua tokoh agama, tokoh adat dan elemen masyarakat dapat bersinerji dan bergandengan tangan menjaga Kalteng tetap kondusif,” ujar Wagub Kalteng.

Habib H.Said Ismail juga mengungkapkan Pesan kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Proklamator Bung Karno bahwa Negara Republik Indonesia ini bukan milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu suku, bukan milik suatu golongan adat istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke.

Natal Kebangsaan dan Penyalaan Obor Toleransi itu dimeriahkan dengan Tari Kolosal yang menggambarkan berbagai ragam budaya di Indonesia serta penyerahan Tali Asih antar tokoh umat beragama dan tokoh masyarakat. 


#Gan / Humas Pemprov Kalteng

No comments:

Post a Comment

" Klik! Informasi yang Anda Butuhkan "



"Prakiraan Cuaca Selasa 10 Februari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS