Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

Saturday, November 11, 2017

Donald Trump di APEC Sebut Indonesia Berhasil Bangkit Dari Kemiskinan

Trump berpidato dalam forum APEC.(AFP/Getty Images)

mediabenangmerah.com
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memuji Indonesia saat berpidato dalam pembukaan forum kerja sama ekonomi negara-negara Asia-Pasifik (APEC) di Da Nang, Vietnam, Jumat (10/11).

"Indonesia selama berdekade-dekade telah membangun institusi domestik dan demokratis untuk mengelola wilayah luas yang terdiri dari 13.000 pulau," kata Trump.

"Sejak 1990-an, rakyat Indonesia telah mengangkat diri mereka dari kemiskinan untuk menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di G20. Saat ini Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," imbuhnya, dilansir dari bbc indonesia.com.

"Perubahan luar biasa" semacam itu, kata Trump, terjadi di seluruh Asia Tenggara.

Sebelumnya ia melontarkan pujiannya terhadap tuan rumah Vietnam, yang menurutnya, berhasil meningkatkan kesejahteraan, bahkan merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.

Pelanggaran tata perdagangan

Di luar pujian pada sejumlah negara Asia Tenggara, Trump tetap memunculkan sikap kerasnya yang khas.

Ia mengatakan, Amerika Serikat tidak akan lagi menoleransi "pelanggaran tata perdagangan dunia."

Dia mewanti-wanti bahwa AS siap bekerja sama dengan negara-negara APEC asalkan mereka "mematuhi perdagangan adil secara timbal balik".

Amerika tidak akan lagi "dimanfaatkan" dalam perdagangan, kata Trump.

Walau tidak secara gamblang menyebut Cina sebagai pihak yang memanfaatkan AS, hubungan dagang AS-Cina yang bernilai US$648 miliar tahun lalu dalam kondisi timpang. Cina lebih diuntungkan dalam hubungan itu mengingat AS mengalami defisit sebesar US$310 miliar.

Saat bertemu Presiden Xi Jinping di Cina, Trump mengatakan "tidak menyalahkan Cina" karena "mengambil kesempatan". Trump justru menuding pemerintahan AS sebelumnya bertanggung jawab atas hubungan dagang dengan Cina yang "sangat tidak adil dan berat sebelah".

Sejak menjadi presiden, Trump telah menarik AS dari keanggotaan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), sebuah kesepakatan dagang dengan 12 negara anggota APEC, dengan alasan TPP akan melukai kepentingan ekonomi AS.



#Gan/ BBC/ AFP

No comments:

Post a Comment

" Klik! Informasi yang Anda Butuhkan "



"Prakiraan Cuaca Selasa 10 Februari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS