mediabenangmerah.com
Pengamatan Visual:
1. Tinggi asap solfatara tidak teramati dari lereng barat daya dan selatan karena tertutup kabut dan hujan lebat. Dari lereng utara teramati asap putih tipis 200 m dari puncak.
2. Tanda-tanda erupsi belum nampak.
Kegempaan:
1. Vulkanik Dangkal 73 kali.
2. Vulkanik Dalam 135 kali.
3. Tektonik Lokal 9 kali (tidak terasa)
Rekomendasi
Daerah bahaya tidak boleh ada aktivitas:
1. Adanya catatan kegempaan vulkanik dalam periode pengamatan ini menunjukkan ketidakstabilan aktivitas gunung api dan dapat meningkatkan potensi letusan di G. Agung terutama karena mulai terdeteksi gempa vulkanik dangkal.
Tingkat Aktivitas: AWAS
Pengamatan Visual:
1. Tinggi asap solfatara tidak teramati dari lereng barat daya dan selatan karena tertutup kabut dan hujan lebat. Dari lereng utara teramati asap putih tipis 200 m dari puncak.
2. Tanda-tanda erupsi belum nampak.
Kegempaan:
1. Vulkanik Dangkal 73 kali.
2. Vulkanik Dalam 135 kali.
3. Tektonik Lokal 9 kali (tidak terasa)
Rekomendasi
Daerah bahaya tidak boleh ada aktivitas:
1. Adanya catatan kegempaan vulkanik dalam periode pengamatan ini menunjukkan ketidakstabilan aktivitas gunung api dan dapat meningkatkan potensi letusan di G. Agung terutama karena mulai terdeteksi gempa vulkanik dangkal.
2. Dalam radius 9 km dari puncak dan dalam sektoral Baratdaya, Selatan, Tenggara, Timur Laut, dan Utara sejauh 12 km dari puncak.
3. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.
4. Masyarakat dihimbau tetap tenang. Di berbagai media sosial beredar foto,video dan pemberitahuan yang menyesatkan.
(Sumber: Pos Pengamatan Gunungapi Agung PVMBG, Rendang)









No comments:
Post a Comment