Sana'a(YAMAN).BM- KBRI Sana'a kembali melakukan evakuasi WNI dari Yaman. Kali ini, evakuasi dilakukan terhadap 3 (tiga) WNI terlantar a.n. Dewi Sundari Suharto beserta kedua puteranya Nezar Saed Muhammad dan Welid Saed Muhammad.
Sebelumnya, pada tahun 2015 Sdri. Dewi tercatat pernah mengalami kasus penyiksaan dan pelecehan oleh adik laki-laki suaminya WN Yaman. Keluarganya berharap agar dirinya kembali ke Indonesia, namun terhalang karena suaminya tidak mengizinkannya pulang ke tanah air bersama kedua anaknya. Saat ini Sdr. Dewi telah diceraikan suaminya, dan mengalami kesulitan finansial untuk menghidupi kedua anaknya.
Dalam proses pemulangan evakuasi, Sdri. Dewi beserta kedua anaknya pada Rabu sore (2/8/2017) berangkat dari Tarim menggunakan transportasi darat dan tiba di perbatasan Shahn, Yaman pada Kamis dini hari (3/8/2017). Tim KBRI Sana'a membantu proses imigrasi di Check Point Imigrasi Shahn, Yaman dan Check Point Imigrasi Mazyunah, Oman. Selanjutnya, ketiga WNI tersebut dibawa menuju Shelter KBRI Sana'a di Salalah.
Pada Sabtu (5/8/2017) KBRI Sana'a memberangkatkan ketiga WNI tersebut menggunakan transportasi udara dari Bandara Salalah, Oman menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selanjutnya, Tim dari Dit. PWNI & BHI membantu proses pemberangkatan menuju tujuan akhirnya di Surabaya.
Sebelum pemulangan evakuasi, Sdr. Sulthon, KUAI KBRI Sana'a bersama Sdr. Hafid, Pelaksana Fungsi Protkons, menyampaikan pesan-pesan kepada Sdri. Dewi beserta kedua anaknya agar senantiasa menjaga diri dan menghimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke Yaman karena situasi politik dan keamanan disana masih belum kondusif. Seluruh proses evakuasi telah berjalan dengan lancar.
Sebelumnya, pada tahun 2015 Sdri. Dewi tercatat pernah mengalami kasus penyiksaan dan pelecehan oleh adik laki-laki suaminya WN Yaman. Keluarganya berharap agar dirinya kembali ke Indonesia, namun terhalang karena suaminya tidak mengizinkannya pulang ke tanah air bersama kedua anaknya. Saat ini Sdr. Dewi telah diceraikan suaminya, dan mengalami kesulitan finansial untuk menghidupi kedua anaknya.
Dalam proses pemulangan evakuasi, Sdri. Dewi beserta kedua anaknya pada Rabu sore (2/8/2017) berangkat dari Tarim menggunakan transportasi darat dan tiba di perbatasan Shahn, Yaman pada Kamis dini hari (3/8/2017). Tim KBRI Sana'a membantu proses imigrasi di Check Point Imigrasi Shahn, Yaman dan Check Point Imigrasi Mazyunah, Oman. Selanjutnya, ketiga WNI tersebut dibawa menuju Shelter KBRI Sana'a di Salalah.
Pada Sabtu (5/8/2017) KBRI Sana'a memberangkatkan ketiga WNI tersebut menggunakan transportasi udara dari Bandara Salalah, Oman menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selanjutnya, Tim dari Dit. PWNI & BHI membantu proses pemberangkatan menuju tujuan akhirnya di Surabaya.
Sebelum pemulangan evakuasi, Sdr. Sulthon, KUAI KBRI Sana'a bersama Sdr. Hafid, Pelaksana Fungsi Protkons, menyampaikan pesan-pesan kepada Sdri. Dewi beserta kedua anaknya agar senantiasa menjaga diri dan menghimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke Yaman karena situasi politik dan keamanan disana masih belum kondusif. Seluruh proses evakuasi telah berjalan dengan lancar.
#Feri/ KBRI Sana'a








No comments:
Post a Comment